 | Welcome.... | |
Thank you for click my picture, or search my name, or anything.......... in that way, i could get good things from you, which good for me......................   | Photos | |
Japan 38 Photos, 2 comments
Face Make Up by My Wife 10 Photos, 2 comments
|
 |  | Blog | |
A'udzubillaahi minassyaithaanirrojiim Bismillaahirrohmaanirrohiim Allah Berfirman: “Apakah kamu tidak memperhatikan orang-orang yang mengaku dirinya telah beriman kepada apa yang telah diturunkan kepadamu dan kepada apa yang diturunkan... more  | Video | |
 Sarah, my love, is learning to recite first chapter of Al-Qur'an, Al-Faatihah, May Allah makes you a good salehah lady...... aamiiin...........   | Links | |
    |  |   | Music | |
The Power of Allah's Love is like a magnet for all human being. He will Take anyone whom He Wants to His Love   | Guestbook | |
 | Nabi Isa Alaihissalam adalah insan yang mulia, bagi kami umat islam beliau, sebagai mana nabi yang lain, adalah teladan dalam hal keimanan dan ketaqwaan kepada Alloh. Beliau tidak pernah mendklarasikan dirinya sebagai Tuhan seabagaimana fiaruan yang kufur. Mas Imanuel, jika anda yakin dengan keyakinan anda, peganglah sampai Alloh menentukan kebenaran keyakinan anda, tidak perlu menggunakan al Qur'an untuk mendukung keyakinan anda. Tidak logis bukan jika anda tidak mempercayai Al Qur'an tetapi anda gunakan sebagai argumentasi untuk mendukung keyakinan anda? |
 | sungguh antum belum paham arti salafi,banyak belajar lagi ya mas |
 | Suatu saat salah seorang anggota pasukan Ali RA bertanya kepada beliau sewaktu perang Jamal: "Wahai Amirul Mu'minin, mengapa Thalhah & Zubair memerangi Anda?" (Maksud pertanyaannya adalah kurang lebih: Bukankah Ali RA, Thalhah RA & Zubair RA semuanya dijamin Nabi SAW masuk surga? Kok bisa-bisanya mereka saling berselisih? Lantas yang benar siapa wong semuanya dijamin masuk surga?)
Lalu Ali RA menjawab: "Ketahuilah wahai anakku, kenalilah kebenaran itu, maka kau akan mengenali pemiliknya".
Dalam ungkapan Ali RA terkandung hikmah bahwa sebelum kita mencap orang itu salah & kita benar maka kita dalami ilmu itu sendiri sedalam-dalamnya, sehingga kita tidak mencap benar dan salah berdasar tokoh, berdasar mayoritas orang, atau berdasar hal-hal yang belum tentu pasti kebenarannya.
Semua orang di dunia (apapun agamanya, dan apapun alirannya) menganggap agamanya dan alirannya yang paling benar. Selain agamanya dan alirannya salah atau mempunyai kesalahan di bawah yang dia yakini. Iya kalau kita benar, kalo ternyata kita sudah posting sana-posting sini, di akhirat diadili di sisi Alloh dan ternyata orang yang kita anggap paling salah ternyata paling benar gimana? Mo ngeralat pake apa? Apa mau amalan2 anda dikasih ke orang yang tadinya anda tuduh salah dan ternyata benar itu hanya gara-gara cacian, tuduhan dan omongan kita?
Karenanya berkata Imam Bukhori dalam kitab shohihnya: "Bab ilmu sebelum berkata dan berbuat" |
 | assalamua'alaikum wr wb... menurut saya, yang salah bukan Salafi-nya, tetapi (maaf) mungkin pengalaman Anda sendiri. Saya juga sedang mempelajari Manhaj ini diantara manhaj yang lain-lain sebelumnya. Salafi menurut saya lebih autentik. Tetapi menimbulkan rasa bangga, sombong, dsb itu lebih subjektif menurut kepribadian masing-masing. |
 | asslamualikumwaramatullahiwabarakatu, sy sdg mendalami ilmu sufi,kebelakangan ini hati sy resah sebabnya apabila malam dgn tidak sengaja ada masanya saya tertidur. saya sedih kerana saya takot meninggalkan tuhan..adakah dikira saya mengutamakan nafsu tidur dari tuhan? harap saudara dpt mengemukakan pendapat tentang ini. assalamualikum. sy juga ada blog di ninanashar.blogspot.com |
 | abu umar antum online tidak |
 | Assalamu'alaikum... salam kenal n salam ukhuwah |
 | Assalamualaikum. sepertinya kita salimg kenal..? apa kabar ? |
 | Salam, banyak yang ingin saya tulis, tapi jari saya malas. Apa obatnya?
|
 | assalamu'alaikum.. baca postingannya ko berat2 siih?? jd takut nih mau komen.. :p
apa kbr? baik2 aja kaan? ^ ^ |
 | aduuh manglingin HS nya yaa.. :D makasih buat ceritanya, ditunggu cerita berikutnya..hehe |
 | assalamualaikum abu umar, mo silaturahim nih... |
    |
| |